Renungan

Thursday 26/02: So glad that i had a chance to join the “Renungan ESQ 165” at our office building.. Thanks Ya Allah.

When i was in the ESQ 165 Alumni gathering this evening, I was so attracted and touched to the doa’ declaimed by the speaker, Pak Arie Rachman..

Bismillah hirraahmanirahim

Segala puji hanya bagi Allah
Segala keagungan hanya milikmu Ya Allah

Duhai engkau tuhan, pencipta langit dan bumi
Duhai engkau tuhan, pencipta matahari
Yang meninggikan langit tanpa tiang
Yang menghamparkan bumi dan lautan

Yang menciptakan dari setitis air yang hina
Yang menciptakan dari segumpal daging yang lemah dah tidak berdaya
Yang menciptakan mata untuk melihat
Yang menciptakan telinga untuk mendengar
Yang menciptakan mulut untuk berbicara
Yang menciptakan kaki untuk melangkah

Yang menggetarkan jantung didalam dada
Yang mengalirkan darah didalam jasad
Yang mengaturkan setiap jiwa didalam diri manusia

Duhai engkau sang pemberi rezeki langit dan bumi
Yang telah memberi rezeki di dalam hati
Yang telah memberi cahaya di dalam jiwa
Yang menitiskan air mata kami

Duhai engkau yang telah menghancurkan hati kami
Dengan kebesaran dan KemuliaanMu

Ya Allah
Kau berikan kami kekuatan
Kekuatan untuk sentiasa menjaga cahaya yang telah kau berikan

Ya Allah
Kau kurniakan kami cinta
Cinta yang tak akan pernah membuat kami berpaling dariMu
Cinta yang sentiasa menjaga hayunan kedua langkah kaki kami
Cinta yang akan menjadi rizab kami
Cinta kepadaMu yang akan menjaga kedua mata kami
Cinta kepadaMu yang akan menjaga kedua tangan kami
Cinta kepadaMu yang akan menbuat kami kuat berjalan di muka bumi

Beri aku keyakinan
Hingga kami bekerja untukMu
Hingga kami hadir kepadaMu
Melalui tangan kami yang menadah
Melalui peluh yang keluar dari tubuh kami
Melalui letih dan penat hiba kami

Jangan engkau jadikan semuanya sia-sia
Tak bererti kerana kesombongan kami
Tak bererti kerana niat kami yang kurang baik
Tak bererti kerana segala dosa-dosa kami

Ya Allah Ya Rahman
Izinkan kami mati seperti ini
Ketika engkau lebih tinggi di hati kami
Ketika dunia begitu kecil di mata kami
Izinkan kami mati seperti ini
Ketika mulut kami menyebut namaMu
Ketika air mata membasahi pipi kami

Aku rindu kepadaMu
Ya Allah
Jaga Keluarga yang kami tinggalkan
Jaga Ibu dan bapa kami
Jaga Suami isteri dan anak-anak kami
Kumpulkan kami kelak di hadapanMu semua

Ya Allah engkau maha mendengar
Engkau maha mengetahui
Engkau maha menatap dan menyaksikan
Dengarkanlah doa kami
Makbulkan doa kami

Segala puji hanya untuk kekasihmu Muhammad S.A.W.
Rabbana atina fiddunya hasanah
Wafilakhirati hasanah
Waqina a’zabannar
Walhamdulillah hirabbil a’lamin..

99 Langkah Menuju Kesempurnaan Iman

I think this is a good, simplest and shortest reminder yang senang ingat.. daripada ayat2 yang panjang berjela-jela.. Untuk renungan bersama.. Ke arah ke kesempurnaan Iman.

  • Bersyukur apabila mendapat nikmat
  • Sabar apabila mendapat kesulitan
  • Tawakal apabila mempunyai rencana / rancangan
  • Ikhlas dalam segala amal perbuatan
  • Jangan membiarkan hati larut dalam kesedihan
  • Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan
  • Jangan putus asa dalam menghadapi kesulitan
  • Jangan usil dengan kekayaan orang
  • Jangan hasad dan iri atas kejayaan orang
  • Jangan sombong kalau memperoleh kejayaan
  • Jangan tamak kepada harta
  • Jangan terlalu menghendaki akan sesuatu kedudukan
  • Jangan hancur kerana kezaliman
  • Jangan goyah kerana fitnah
  • Jangan berkeinginan terlalu tinggi yang melebihi kemampuan diri
  • Jangan campuri harta dengan harta yang haram
  • Jangan sakiti ayah dan ibu
  • Jangan usir orang yang meminta-minta
  • Jangan sakiti anak yatim
  • Jauhkan diri dari dosa-dosa yang besar
  • Jangan membiasakan diri melakukan dosa-dosa kecil
  • Banyak berkunjung ke rumah Allah (masjid)
  • Lakukan solat dengan ikhlas dan khusyu
  • Lakukan solat fardhu di awal waktu, berjamaah di masjid
  • Lakukan solat malam
  • Perbanyak dzikir dan do’a kepada Allah
  • Lakukan puasa wajib dan puasa sunat
  • Sayangi dan santuni fakir miskin
  • Jangan ada rasa takut kecuali hanya kepada Allah
  • Jangan marah berlebih-lebihan
  • Cintailah seseorang dengan tidak berlebih-lebihan
  • Bersatulah karena Allah dan berpisahlah karena Allah
  • Berlatihlah untuk banyak berfikir
  • Penuhi janji apabila telah diikrarkan dan mintalah maaf apabila karena sesuatu sebab tidak dapat dipenuhi
  • Jangan mempunyai musuh, kecuali dengan iblis/syaitan
  • Jangan percaya ramalan manusia
  • Jangan terlampau takut miskin
  • Hormatilah setiap orang
  • Jangan terlampau takut kepada manusia
  • Jangan sombong, takbur dan meninggi diri
  • Berlakulah adil dalam segala urusan
  • Biasakan istighfar dan taubat kepada Allah
  • Bersihkan rumah dari patung-patung berhala
  • Hiasi rumah dengan bacaan Al-Quran
  • Panjang dan eratkan silaturrahim
  • Tutup aurat sesuai dengan petunjuk Islam
  • Bicaralah secukupnya
  • Beristeri/bersuami kalau sudah siap segala-galanya
  • Hargai waktu, disiplin waktu dan manfaatkan waktu
  • Biasakan hidup bersih, tertib dan teratur
  • Jauhkan diri dari penyakit-penyakit batin
  • Sediakan waktu untuk santai dengan keluarga
  • Makanlah secukupnya, tidak kekurangan dan tidak berlebihan
  • Hormatilah kepada guru dan ulama
  • Amalkan bershalawat kepada nabi
  • Cintai keluarga Nabi saw
  • Jangan terlalu banyak hutang
  • Jangan terlampau mudah berjanji
  • Selalu ingat akan saat kematian dan sedar bahawa kehidupan dunia adalah kehidupan sementara
  • Jauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat seperti bercakap-cakap yang tidak berguna
  • Bergaul lah dengan orang-orang soleh
  • Sering bangun di penghujung malam, berdoa dan beristighfar
  • Lakukan ibadah haji dan umrah apabila sudah mampu
  • Maafkan orang lain yang berbuat salah kepada kita
  • Jangan dendam dan jangan ada keinginan membalas kejahatan dengan kejahatan lagi
  • Jangan membenci seseorang kerana pahaman dan pendiriannya
  • Jangan benci kepada orang yang membenci kita
  • Berlatih untuk berterus terang dalam menentukan sesuatu pilihan
  • Ringankan beban orang lain dan tolonglah mereka yang mendapatkan kesulitan
  • Jangan melukai hati orang lain
  • Jangan membiasakan berkata dusta
  • Berlakulah adil, walaupun kita sendiri akan mendapatkan kerugian
  • Jagalah amanah dengan penuh tanggung jawab
  • Laksanakan segala tugas dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan
  • Hormati orang lain yang lebih tua dari kita
  • Jangan membuka aib orang lain
  • Lihatlah orang yang lebih miskin daripada kita, lihat pula orang yang lebih berjaya dari kita
  • Ambilah pelajaran dari pengalaman orang-orang arif dan bijaksana
  • Sediakan waktu untuk merenung apa-apa yang sudah dilakukan
  • Jangan sedih karena miskin dan jangan sombong karena kaya
  • Jadilah manusia yang selalu bermanfaat untuk agama, bangsa dan negara
  • Kenali kekurangan diri dan kenali pula kelebihan orang lain
  • Jangan membuat orang lain menderita dan sengsara
  • Berkatalah yang baik-baik atau tidak berkata apa-apa
  • Hargai kejayaan dan pemberian orang
  • Jangan habiskan waktu untuk sekedar hiburan dan kesenangan
  • Akrablah dengan setiap orang, walaupun yang bersangkutan tidak menyenangkan
  • Sediakan waktu untuk berolahraga yang sesuai dengan norma-norma agama dan kemamapuan diri kita
  • Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan jasmani atau fikiran kita menjadi terganggu
  • Ikutilah nasihat orang-orang yang arif dan bijaksana
  • Pandai-pandailah untuk melupakan kesalahan orang dan pandai-pandailah untuk melupakan jasa kita
  • Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan orang lain terganggu dan jangan berkata sesuatu yang dapat menyebabkan orang lain terhina
  • Jangan cepat percaya kepada berita jelek yang menyangkut teman kita sebelum dipastikan kebenarannya
  • Jangan menunda-nunda pelaksanaan tugas dan kewajiban
  • Sambutlah huluran tangan setiap orang (pastikan aurat) dengan penuh keakraban dan keramahan dan tidak berlebihan
  • Jangan memaksa diri untuk melakukan sesuatu yang diluar kemampuan diri
  • Waspadalah akan setiap ujian, cobaan, godaan dan tentangan. Jangan lari dari kenyataan kehidupan
  • Yakinlah bahwa setiap kebajikan akan melahirkan kebaikan dan setiap kejahatan akan melahirkan kerosakan
  • Jangan berjaya di atas penderitaan orang dan jangan kaya dengan memiskinkan orangmenyebabkan orang lain terhina

Petua untuk Murah Rezeki Dan Dijauhkan Kesulitan.

Petua Untuk Murah Rezeki Dan Dijauhkan Kesulitan Abu Yazid Al Busthami, pelopor sufi, pada suatu hari pernah didatangiseorang lelaki yang wajahnyak usam dan keningnya selalu berkerut. Dengan murung lelaki itu mengadu,”Tuan Guru, sepanjang hidup saya, rasanyatak pernah lepas saya beribadah kepadaA llah. Orang lain sudah lelap, saya masih bermunajat. Isteri saya belum bangun, saya sudah mengaji. Saya juga bukan pemalas yang enggan mencari rezeki. Tetapi mengapa saya selalu malang dan kehidupan saya penuh kesulitan?”Sang Guru menjawab sederhana, “Perbaiki penampilanmu dan ubahlah raut mukamu. Kau tahu, Rasulullah adalah penduduk dunia yang miskin namun wajahnya tak pernah keruh dan selalu ceria. Sebab menurut Rasulullah, salah satu tanda penghuni neraka ialah muka masam yang membuat orang curiga kepadanya.” Lelaki itu tertunduk.

Ia pun berjanji akan memperbaiki penampilannya. Wajahnya senantiasa berseri. Setiap kesedihan diterima dengan sabar, tanpa mengeluh. Alhamdullilah sesudah itu ia tak pernah datang lagi untuk berkeluh kesah. Keserasian selalu dijaga. Sikapnya ramah,wajahnya senantiasa mengulum senyum bersahabat. Raut mukanya berseri.Tidak hairan jika Imam Hasan Al Basri berpendapat, awal keberhasilan sesuatu pekerjaan adalah raut muka yang ramah dan penuh senyum. Bahkan Rasulullah menegaskan, senyum adalah sedekah paling murah tetapi paling besar pahalanya.

Demikian pula seorang suami atau seorang isteri. Alangkah celakanya rumah tangga jika suami isteri selalu berwajah tegang. Sebab tak ada persoalan yang diselesaikan dengan mudah melalui kekeruhan dan ketegangan. Dalam hati yang tenang, pikiran yang dingin dan wajah cerah, Insya Allah, apapun persoalannya nescaya dapat diatasi. Inilah yang dinamakan keluarga sakinah, yang didalamnya penuh dengan cinta dan kasih sayang. Image