Semalam satu lagi episod hari yang paling sibuk aku di office. Bekerja sampai jam 10pm, and sampai rumah jam 11pm. And the next morning, aku masuk kerja balik sebelum jam 7.30am.

Nasib baik malam sebelumnya aku tidur awal, so yesterday memang aku 100 percent concentrate to my work, banyak macam mana pun aku concentrate on my work , but still need to stay back and settle the backlogs. I was alone in my office. Aku hanya minum neslo mix with oats as my juadah berbuka puasa. Aku tak suka berbuka di office, tapi apa nak buat, kerja makan gaji, so i have to do this.

Well, today was even worse, something got stuck and all bosses are chasing me, i was.. aarrgghh tension sampai tahap maximum, selama nih aku hari bekerja, ignoring all the sub problem assuming that i can kawtim the problem, keep smiling, but at last it burst into tears, and i could not do anything and let it go and flowing, as it is… Perkataan lebih tepat is aku kecewa, kerja dengan orang yang macam nih, they set something, to be good, but problem arise and they blame us for it. Memang sebelum nih pun pernah jadi, but, there’s nothing i can do, i am the KULI and the rest is the bos, they are like durian, i am the mentimun..(alamak keluar peribahasa melayu plak). aku malas nak fikir. Akhirnya apa yang di kata, di cadang, di canang still tidak di ambilkira. Macam mencurah air ke daun keladi (ceh.. keluar lagi satu peribahasa melayu – macam karam sigh walia la hehehe).

Like i said to myself, what ever it is, life must go on, macam mana hebat dugaan and cubaan yang kita dapat, is our test, and aku redha and aku percaya, Allah maha mengetahui apa yang aku ketahui dan lebih memahami diri aku daripada aku sendiri. So test yang Dia bagi, is the test yang Dia tahu aku boleh harungi. He will bring me through it. May Allah guide me to the safe side. Amin.

Apa2 masalah yang mendatangpun, insya allah aku ok, belum boleh jadi giler lagi. Aku still move on, Creating a new group for my schoolmate. mm harap2, dapat kumpul kawan-kawan aku yg dulu. Bukan apa, aku pikir at my age right now, i need to meet more people understand people and make a good connection with them, The more you do good things to people, the extra good things will come to you. That’s is karma. Kira macam kita buat baik di balas baiklahh lebih kurang.. But in Islam, the approach is slightly extra, kita kena tambah Ehsan and Ikhlas. Meaning, membuat kebaikan tanpa mengharapkan balasan. Tapi dunia sekarang dah berubah, manusia akan melakukan sesuatu jika ada sesuatu atau disebabkan sesuatu. Contoh paling simple is rasuah. They give u money, for instance, and they expect you to finish or done something important for him/her.

Aku tak tahu la, aku nih mangsa si terima rasuah atau apa. Pernah dulu masa aku bekerja lepas sekolah di sebuah kilang, sebagai payroll clerk. Well, this lady mulanya nak belanja aku makan, aku? , makan saper tak nak, tapi akhirnya she kept coming at my workplace and claiming itu ini documents (she planned to apply for a loan so dia perlukan slip gaji la, statement itu ini la, semata-mata utk menjayakan rancangan dia). Kakak yang bekerja dengan aku memang dah agak ada something, masa tu aku bodo-bodo lagi budak 17 tahun, manalah tahu pasal dunia sebenar. Tapi sekarang kalau aku pikir balik, that lady actually up to something, and that is why she paid the bills. That is one of the contoh yang aku bleh bagi.

Zaman sekarang cukup susah nak jumpa orang yang betul-betul ikhlas dalam melakukan sesuatu. There is somewhere, but one in a million kot. Lets’ pray for the honest people in this world, pray that they will never ever give up or fed up to be honest to other people.

apa aku ngarut nih. whateverrr. cau.